METODE DAN STRATEGI PENDIDIKAN
DALAM QS. LUQMAN AYAT 1-19
Eka Nurhayati
IAIN Sultan Amai Gorontalo
Email: enurhayati647@gmail.com
ABSTRAK
Pendidikan adalah usaha sadar pribadi muslim untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki akidah yang kuat, taat beribadah, kepribadian yang baik, cerdas, berwawasan luas, serta berakhlak mulia. Pendidikan sangat penting dalam mempengaruhi kehidupan manusia terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa ini. Peran orang tua dalam membentuk moral dan akhlak anak sangat besar. Al-Qur’an mengabadikan luqman sebagai sosok pribadi yang baik yang diberikan hikmah oleh Allah SWT, bahkan Al-Qur’an menunjukkan peran luqman dalam membina anak agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia.
KATA KUNCI
Luqman, Ibu, Ayah, Orangtua, Pendidikan, Menghormati.
PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat, inayah, taufik dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan ARTIKEL yang berjudul “Metode Dan Strategi Pendidikan Dalam Surah Luqman ayat 1-19”. Shalawat serta salam kami sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah menegakkan syariat islam hingga saat ini. Artikel ini berisikan tentang hal-hal yang mengenai metode dan strategi pendidikan didalam Al-Qur’an. Dengan tersusunnya artikel ini, saya berharap pembaca dapat memahami dan dapat bermanfaat bagi kita semua.
PEMBAHASAN
Ayat dan Terjemahannya
((((( ((( (((((( (((((((( ((((((((((( ((((((((((( ((( ((((( (((((((((( (((((((((((((((( ((( ((((((((( (((((((((( ((((((((((( ((((((((((( ((((((((((( ((((( (((((((((((( (((( (((((((((( ((( (((((((((((( (((((( ((((( (((( ((((((((( ( (((((((((((((( (((( ((((((((((((((( ((( (((((( (((((((( ((( ((((((((( (((((( ((((((((((( (((((((( ((( ((((((( (((( (((((((( (((((( ((((((((((((( ((((((( ( (((((((((((( (((((( ((((((( ((((((( ((( ((((((( (((((((( (((((((( ((((((((((( (((((( ((((((((((((( ((((( (((( ((((((((((( (((((( (((( (((((((((( ((((((( ( ((((((((((( ((((((((( ((((((( ((( (((( ((((((((( (((((((((( ((((((((((( ((((((((((((( (((((( ((((((( (((((((((( ((( (((((((((( (((((( ( (((((( (((( ((((( ( (((((( ((((((((((( ((((((((((( ((( (((((( ((((((((((((( (((((((( (((((( ((((((((((( ( (((((((((( ((( (((((((( ((((((((( ((( ((((((( (((((( (((((( (((((( ((( ((((( (((((((( ( (((((((((((( (((( ((((((((((( (((((( ((((((((((((( (((((( ((( ((((( (((((( ((((((( (((( (((((( (((((( (((( (((((((((( (((((( (((((( ((((((((( ((( (((((((( ( (((( ((((((((((((( ((( ((((((( ((((((( (((( (((((((( (((((((((( ((((((((( (((((((((((( (((( (((((((( (( ( ((((( (((((((( ((((((((( (((((((( ((((((((((( ( ((((( (((((( (((((( (((( (((((( ((((((( (((( (((((( ((((( ((((((((( ((((((((( (((((( ((((((((( ((((((((( (( (((((((( (((((( ( (((( (((((((((( (((((((( ((((((( (((( ((((((((((( (((((((((( ((((((((((((( (((((((((( ((((((( ((((((( (((((( (((((( (((((((((((( ((( ((((((((( (((( (((((((( ((( ((((((((((((((( (((((( ((((((((((( (((( ((((( (((((((((( (((((( ((( (((((((( ((( ((( (((((( (((( ((((( (((((( (((( ((((((((((( ( (((((((((((((( ((( (((((((((( (((((((((( ( (((((((((( ((((((( (((( ((((((( (((((( ( (((( (((((( (((((((((((( (((((((((((((( ((((( ((((((( ((((((((((( (((( ((((((((( (((((((( ((( (((( ((((((((( (((((( ((((( (((((((( ((((((( ((( (((((((( (((( ((( ((((((((((((( (((( ((( (((((((( (((((( ((((( (((( ( (((( (((( ((((((( ((((((( (((( ((((((((( (((((( ((((((((((( (((((((( ((((((((((((((( (((((((( (((( ((((((((((( (((((((((( (((((( (((( ((((((((( ( (((( ((((((( (((( (((((( ((((((((( (((( (((( ((((((((( (((((( (((((((( (((( (((((( ((( (((((((( ((((((( ( (((( (((( (( (((((( (((( ((((((((( ((((((( (((( (((((((((( ((( (((((((( (((((((((( ((( (((((((( ( (((( ((((((( ((((((((((( (((((((( ((((((((((( ((((
1. Alif laam Miim[1178]
2. Inilah ayat-ayat Al Quran yang mengandung hikmat,
3. Menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan,
4. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka yakin akan adanya negeri akhirat.
5. Mereka Itulah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung.
6. Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan Perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
7. Dan apabila dibacakan kepadanya[1179] ayat-ayat Kami Dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah Dia belum mendengarnya, seakan- akan ada sumbat di kedua telinganya; Maka beri kabar gembiralah Dia dengan azab yang pedih.
8. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka syurga-syurga yang penuh kenikmatan,
9. Kekal mereka di dalamnya; sebagai janji Allah yang benar. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
10. Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.
11. Inilah ciptaan Allah, Maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan(mu) selain Allah. sebenarnya orang- orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata.
12. Dan Sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, Yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. dan Barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".
13. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun[1180]. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.
15. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
16. (Luqman berkata): "Hai anakku, Sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus[1181] lagi Maha mengetahui.
17. Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu Termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).
18. Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
19. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan[1182] dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.
[1178] Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: Alif laam miim, Alif laam raa, Alif laam miim shaad dan sebagainya. diantara Ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang Termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian Para Pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, Maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.
[1179] Yang dimaksud dengan kepadanya ialah kepada orang yang mempergunakan perkataan-perkataan yang tidak berfaedah untuk menyesatkan manusia.
[1180] Maksudnya: Selambat-lambat waktu menyapih ialah setelah anak berumur dua tahun.
[1181] Yang dimaksud dengan Allah Maha Halus ialah ilmu Allah itu meliputi segala sesuatu bagaimana kecilnya.
[1182] Maksudnya: ketika kamu berjalan, janganlah terlampau cepat dan jangan pula terlalu lambat.
Analisis Mufrodat
لقمان: dia adalah seorang tukang kayu, kulitnya hitam, dan dia termasuk diantara penduduk mesir yang berkulit hitam, serta dia adalah orang yang hidup serba sederhana. Allah telah memberinya hikmah dan menganugerahkan kenabian kepadanya.
الحكمه: kebijaksanaan dan kecerdikan, banyak perkataan bijak yang berasal dari Luqman, antara lain perkataannya kepada anak lelakinya, “Hai anakku, sesungguhnya dunia itu adalah laut yang dalam, dan sesungguhnya banyak manusia yang tenggelam kedalamnya. Maka jadikanlah perahumu di dunia bertaqwa kepada Allah SWT, muatannya iman dan lautannya bertawakkal kepada Allah. Barang kali saja kau dapat selamat (tidak tenggelam kedalamnya) akan tetapi aku yakin kau dapat selamat.
الشكر: memuji kepada Allah, menjurus kepada perkara yang hak, cinta kebaikan untuk manusia, dan mengarahkan seluruh anggota tubuh serta semua nikmat yang diperoleh kepada ketaatan kepada-Nya.
العظه: mengingatkan dengan cra yang baik, hingga hati orang yang di ingatkan menjadi lunak karenanya.
الوهن: lemah.
الفصال: menyapih.
جاهدك: keduanya menginginkan sekali kau mengikuti keduanya dalam kekafiran.
انب: kembali (bertaubat).
المثقال: sesuatu yang dijadikan standar timbangan, dan lafadz Misqalu Habbatil Khardal meruoakan suatu peribahasa yang menunjukkan arti sesuatu yang bentuknya Sangat kecil.
لطيف: ilmu Allah meliputi yang samar dan tidak kelihatan.
خبير: maha mengetahui eksistensi segala sesuatu hakikat-hakikatnya.
من عزم الامور: termasuk diantara perkara-perkara yang telah diwajibkan oleh Allah untuk dilaksanakan.
تصير الخلد: memalingkan muka dan menampakkan bagian samping muka (pipi), perbuatan seperti itu merupakan sikap yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang sombong.
الاصر: Artinya seseorang yang memalingkan mukanya karena sombong.
مرحا: gembira yang dibarengi dengan rasa sombong.
المختال: orang yang bersikap angkuh dalam berjalan.
الفخور: berasal dari masdar al-fakhr, artinya orang yang membangga-banggakan harta dan kedudukan yang dimilikinya, serta menggakan hal-hal yang lainnya.
اقصد: bersikap pertengahlah atau bersikan besederhanalah.
اغضض: rendahkanlah dan kurangilah kekerasan suaramu.
انكار الاصوات: suara yang paling buruk dan tidak enak didengar oleh telinga. Kata itu berasal dari lafaz Nukr, Nukarah, artinya sulit. (Iii)
Asbabun Nuzul
Pada ayat 6 :
Ibnu Jarir meriwayatkan dari jalur Al-Aufi dari Ibnu Abbas tentang firmannya, “Dan diantara manusia (ada) orang yang mempergunakan percakapan kosong,” bahwa ayat ini turun tentang seorang lelaki Quraisy yang membeli seorang budak wanita penyanyi.
Diriwayatkan oleh Juwaibir dari Ibnu Abbas bahwasanya ayat ini turun berkenaan dengan seorang Quraisy yang bernama Nadhar bin Haris ia selalu menghalang-halangi orang-orang yang akan mengikuti ajakan Rasulullah untuk memeluk islam. Ketika orang-orang hendak memenuhi seruan Rasulullah, dia menyuruh para biduan untuk menghibur dan melayani mereka dengan minuman dan makanan. Dengan demikian, mereka lupa dan berpaling dari islam. Lalu, turunlah ayat ini sebagai ancaman bagi orang-orang yang demikian.
Ayat 13:
Ketika Rasulullah saw menyampaikan ayat ke 28 surah Al-An’am yang mengisahkan penyesalan orang-orang musyrik akibat kemusyrikannya, para sahabat merasa kesulitan untuk menghindarkan keimanan dari kelaziman. Kemudian, Rasulullah membacakan ayat yang baru turun ini yang mengisahkan cara Luqman mengantisipasi putranya agar tidak syirik. (As-suyuthi)
Hadist Terkait
Pada Surah Luqman terdapat hadis yang terkait dengan ayat 6, yaitu:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ المَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَايَعْنِيْهِ
Artinya:
Diceritakan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “termasuk kebaikan islam seseorang adalah dia meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat baginya’.” (HR. At- Tirmidzi) (Redaksi)
Pandangan Ulama atau Ahli
Nama Luqman disebut dalam Al-Qur'an dalam surah Luqman/31: 12-13. Ibnu Katsir berpendapat bahwa nama panjang Luqman ialah Luqman bin Unaqa' bin Sadun menurut kisah yang dikemukakan oleh As-Suhaili.
Ulama berbeda pendapat mengenai sosok Luqman, tetapi al-Qur’an secara jelas menyatakan bahwa Luqman adalah orang yang diberikan hikmah oleh Allah swt. Menurut Ibnu Abbas, Luqman adalah seorang hamba berkebangsaan Habsyi (Ethiopia) yang berprofesi sebagai tukang kayu. Sementara Jabir bin Abdillah mengidentifikasi Luqman sebagai orang bertubuh pendek dan berhidung pesek. Sedangkan Said bin Musayyab mengatakan bahwa Luqman berasal dari kota Sudan, Memiliki kekuatan, dan mendapat hikmah dari Allah, namun dia tidak menerima kenabian.
Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menegaskan bahwa di dalam mencari intisari Al-Qur’an tidaklah penting bagi kita mengetahui dari mana asal-usul Luqman. Al-Qur’an pun tidaklah menonjolkan asal-usul. Yang penting adalah dasar-dasar hikmah yang diwasiatkanya kepada puteranya yang mendapat kemulian demikian tinggi. Sampai dicatat menjadi ayat-ayat dari al-Qur’an, disebutkan namanya 2 kali, yaitu pada ayat 12 dan 13 dalam surah Luqman, yang diberi nama dengan nama Luqman.
Dalam ayat 14, digambarkan bagaimana payah ibu mengandung, payah bertambah payah. Payah sejak dari mengandung bulan pertama, bertambah payah tiap bertambah bulan dan sampai di puncak kepayahan di waktu anak dilahirkan. Lemah sekujur badan ketika menghajan anak keluar, kemudian mengasuh, menyusui, memomong, menjaga, memelihara sakit senangnya. Dalam ujung ayat 14, dianjurkan untuk bersyukur, syukur yang pertama ialah kepada Allah. Karena semua itu berkat rahmat Allah belaka. Setelah itu bersyukurlah kepada kedua orang tuamu, ibu yang mengasuh dan ayah yang membela dan melindungiibu dan melindungi anak-anaknya, ayah yang berusaha mencari sandang dan pangan setiap hari.
Menurut Salman bin Fahad Al-Audah bahwa hak anak atas orang tua adalah dengan mendidiknya ilmu agama yang mana salah satunya adalah tentang berbakti kepada orang tua. Karena kebanyakan orang tua lalai terhadap perhatian pendidikan anak dengan kesibukan seperti berdagang, kantor, sawah dan lain sebagainya. Sehingga ketika anak itu telah dewasa dan menjadi tidak sopan kepada orang tua, orang tua barulah kebingungan dengan anaknya yang membengkang terhadap orang tua, barulah orang tua sadar akan pentingnya pendidikan akan agama terutama berbakti kepada orang tua.
Dalam menafasirkan ayat ke-19, Ibnu Katsir mengutip pendapatnya Mujahid sebagai berikut: Mujahid dan yang lain mengatakan: sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. Yakni suara terburuk selain suara yang keras yang diserupakan dengan suara keledai dalam hal melengking dan kerasnya. Di samping buruk hal itu juga dimurkai Allah Swt. Penyerupaan suara keras dengan suara keledai menetapkan keharaman dan ketercelaannya, sebab Rasulullah Saw bersabda: Kami tidak memiliki perumpamaan terburuk, orang yang mengambil kembali harta yang dihibahkannya adalah seperti anjing muntah, lalu memakan kembali muntahannya. (Mohd Yusuf Ahmad)
Kandungan Makna
Pada Surah Luqman terdapat beberapa kandungan yang dapat kita pelajari, yaitu:
Sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang yang berbuat baik, yang melaksanakan sholat, menunaikan zakat, dan percaya akan adanya Akhirat.
Orang tua harus mengajarkan anaknya untuk tidak menyekutukan Allah.
Perbuatan menyekutukan Allah merupakan perbuatan yang sangat dhalim.
Senantiasa menghormati, mematuhi, dan memuliakan kedua orang tua.
Senantiasa mendoakan kebaikan atas kedua orang tua kita yang telah merawat kita sedari kecil.
Mentaati seluruh perintah orangtua kita selama tidak bertentangan dengan syari’at agama islam.
Memberikan sebagian rezeki kita kepada kedua orangtua kita.
Senantiasa sadar bahwa manusia berada dalam pengawasan Allah.
Sabar menghadapi cobaan dan ujian.
Jangan sombong atas apa yang telah dimiliki karena semua itu hanya milik Allah.
Pesan-Pesan Pendidikan
Beberapa pesan-pesan yang bisa kita ambil dari surah Luqman, yaitu :
Janganlah mencampur adukan keimanan dengan kezaliman seperti menyekutukan Allah SWT.
Untuk orangtua, sudah seharusnya senantiasa mengingatkan perbuatan anak-anaknya yang menyimpang dengan cara-cara yang baik dan dapat diterima.
Senantiasa menghormati, mematuhi, dan memuliakan kedua orangtua.
Senantiasa mendoakan kebaikan atas kedua orangtua kita yang telah merawat kita sedari kecil.
Mensyukuri segala ketentuan yang diberikan Allah SWT kepada orangtua kita, baik fisik, harta, dan cara berfikir orangtua kita, dan lain sebagainya yang semestinya kita syukuri.
Mentaati seluruh perintah orangtua kita selama tidak bententangan dengan syariat agama islam.
Menginfakkan sebagian rezeki kita kepada kedua orangtua kita sebagai sedikit berbakti kepada orangtua.
KESIMPULAN
Ayat ini menguraikan luqman yang dianugerahi hikmah oleh Allah dalam mengambil hikmah. Dari nikmat berupa hikmah ini, luqman pun menjadi hamba Allah yang senantiasa bersyukur, rasa syukurnya juga membawa luqman sebagai orangtua yang mampu dan mau memberikan nasehat untuk anak-anak nya.
Luqman memberikan dasar pendidikan yang sangat kokoh berupa akidah tauhid sebagai landasan bangunan kehidupan seorang muslim. Pada sisi lain, Luqman mengingatkan kepada anaknya agar jangan merusak akidah tauhid dengan syirik, bahkan dijelaskan bahwa syirik adalah kezaliman yang teramat besar. Luqman juga menanamkan sikap hormat kepada kedua orang tua yang telah mengasuh, mendidik dan membimbing dengan penuh rasa tangung jawab dan kasih. Penempatan perintah berbuat baik kepada kedua orang tua, setelah perintah tauhid menunjukkan penting berbuat baik kepada kedua orang.
Luqman menanamkan pelaksanaan ibadah mahdhah seperti shalat serta pelaksanaan amar makruf nahi mungkar dalam kehidupan bermasyarakat serta menghiasi diri dengan akhlak mulia dan menghindarkan diri dari akhlak tercela.
Semua materi pendidikan yang diajarkan Luqman kepada anaknya dilakukan dengan kesadaran akan kekuasaan Allah swt. serta dilakukan dengan penuh cinta dan kasih sayang, jauh dari kekerasan dan pemaksaan.
DAFTAR PUSTAKA
As-suyuthi, Jalaluddin. Asbabun Nuzul; Sebab Turunnya Ayat Al-Qur’an. Gema Insani, 2008.
Iii, B. A. B. Sulaiman Al Kumayi, Dahsyatnya Mendidik Anak Gaya Rasulullah , (Yogyakarta: Semesta Hikmah, 2015), h. 126-127 61 Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.Ac.Id Digilib.Uinsby.A. pp. 12–19.
Mohd Yusuf Ahmad. “Konsep Pendidikan Islam.” Pengajian Islam, vol. III, no. 20, 2013, pp. 95–104.
Redaksi, Kultummedia. 40 Hadis Pilihan Imam An-Nawawi. Edited by Tree, qultummedia, 2018.
Komentar
Posting Komentar